Ini merupakan salah satu artikel dari seri trip ke china yang akan ditulis. Artikel ini diduluanin karena masih fresh banget di otak, dan merupakan pengalaman yang kurang mengenakkan dan harapannya dapat jadi pembelajaran buat yang lain.
Biasanya, turis itu kalo berkunjung ke negara lain pastinya ada belanja-belanja, dan kalau nilainya cukup besar tentu akan diuntungkan dengan adanya tax refund di negara tersebut. Tiap negara bisa punya mekanisme tax refund yang berbeda, meskipun secara umum mirip, tapi artikel ini spesifik membahas untuk yang di China.
Kalo di china, mekanismenya kita membayar full dulu saat di toko, nanti baru urus tax refund-nya di bandara internasional saat akan kembali ke negara asal.
Sharing pengalaman saya ini, dalam mengurus tax refund di Terminal 3 Guangzhou Baiyun International Airport (CAN). Di sini saya semata-mata hanya menceritakan yang dialami, belum tentu semua bakal mengalami hal yang sama, bisa jadi berbeda. Dari sisi proses di bandaranya, begini kurang lebih:
#1. Checkin terlebih dahulu, dan dapatkan boarding pass fisik.sebelum ke counter Custom Inspection.

Karena udah tiba di bandara cukup lama sebelum waktu penerbangan, counter checkin masih belum buka. Jadi, saya cobain aja datangi langsung ke counter Custom Inspection dengan membawa seluruh berkas tax refund yang diberikan toko, membawa barang yang dibeli, dan memperlihatkan electronic boarding pass. Tapi petugasnya nggak mau terima, mintanya boarding pass fisik harus ada dulu baru akan diproses. Ya udah apa boleh buat, akhirnya nunggu counter checkin buka dulu deh.
(-) Ini nggak efisien banget. Tandanya kita belum bisa masukin barang belanjaan ke checked in baggage, karena barangnya harus diperlihatkan dulu ke petugas Custom Inspection. Kemudian setelah diinspeksi, kita harus antri lagi di airlines untuk masukin checked in baggage.
#2. Datangi counter Custom Inspection untuk verifikasi dokumen dan barang belanjaan kita.
Datangi counter Custom Inspection dan serahkan boarding pass fisik dan berkas tax refund. Petugasnya akan mulai melakukan verifikasi dan inspeksi. Di sini mereka cukup ketat dan seluruh barang belanjaan yang akan kita klaim tax refund-nya harus dibawa kesini dan diperlihatkan ke petugasnya. Mereka akan mengambil foto masing-masing barang tersebut dan melakukan penginputan ke komputer. Kalau nggak bawa barangnya, akan langsung ditolak klaimnya, nggak ada basa basi. Sepatu yang dibeli di China dan sedang dipakai pun difoto langsung oleh petugasnya di kaki saya. Setelah selesai, petugas akan mengembalikan ke kita berkas tax refund untuk dibawa ke counter tax refund di sisi dalam setelah melewati imigrasi.
(-) Saya pernah ngalamin di salah satu negara dimana mereka sepertinya punya kriteria/batasan tertentu yang barangnya harus diperlihatkan. Jadi, waktu itu meskipun cukup banyak barang belanjaan yang diklaim, nggak satupun barang yang perlu diperlihatkan ke petugas, dan bisa lajut ke tahap berikutnya.
#3. Selanjutnya kita masuk melewati security check dan imigrasi.

Security check di sini ketat banget. Mereka sangat teliti melihat barang yang kita bawa, dan kalau ada yang suspect, langsung diminta buka koper. Akhirnya antrian pun jadi lumayan mengular.
(-) Hati-hati, jangan terlalu mepet waktunya untuk masuk melewati security inspection dan imigrasi, berikan spare waktu jaga-jaga jangan sampe telat. Meskipun di kita aman-aman aja proses lancar, tapi kita nggak pernah tau dengan orang lain yang antri di depan kita. Bisa jadi banyak yang diminta buka koper dan diinspeksi sehingga mengakibatkan antrian panjang, mengular, dan memakan waktu yang lama.
#4. Setelah melewati security check dan imigrasi, langkah selanjutnya adalah ke counter tax refund.
Tempat terdekat nggak jauh dari tempat imigrasi. Jalan lurus sampe mentok, kemudian belok kanan. Nggak jauh dari situ ada counter tax refund di sisi sebelah kanan. Di sini lah tiba pengalaman yang kurang menyenangkan. Saat memberikan berkas ke petugas, petugasnya bilang bahwa dokumennya belum dicap oleh petugas Custom Inspection yang di depan. Itu wajib harus dicap dan kita diminta untuk keluar lagi minta dokumen untuk dicap ke petugas Custom Inspection. Saya bilang bahwa barang sudah di-inspect, sudah difoto dan diinput ke sistem oleh petugas di depan, jadi harusnya sudah di-approve, lihat aja ke sistem. Petugasnya nggak mau tau, menekankan bahwa berkas harus dicap sambil mengembalikan berkas tersebut.
Duh, memikirkan flight saya yang harusnya sejam lagi boarding agak was-was kalau harus melewati antrian panjang security check kembali. Nggak jauh dari situ ada mbak yang lagi duduk yang ternyata orang Indonesia juga, komen kurang lebih begini "Disuruh cap juga ya? Saya tadi begitu juga, udah keluar lagi minta cap, lalu kesini lagi, masih aja ada yang kurang. Katanya lembar kertasnya harusnya tiga. Saya bilang tadi dikasinya hanya satu ini aja. Sempat keras-kerasan akhirnya disuruh duduk dulu."
Akhirnya saya putuskan untuk nggak keluar lagi buat ke petugas Custom Inspection dan let this pass ... Ternyata keputusan yang tepat karena ternyata sebelum jam boarding yang ditetapkan udah mulai dipanggilin orang-orang untuk boarding sesuai zone-nya.
Sesudah kembali ke Indonesia, sambil-sambil coba search mengenai pengalaman orang tentang tax refund di China, banyak juga yang ketemu bilang lancar prosesnya. Mungkin memang saya aja yang lagi apes pengalaman pertama. Tapi, selagi search juga nemu ternyata di counter Custom Inspection ada peringatan seperti gambar di bawah yang kurang lebih tulisannya "Attention: Please be sure to get the stamp from customs."

Lah, kok kita sebagai turis yang disuruh meyakinkan bahwa formulirnya udah dicap? Seharusnya peringatan itu menghadap ke petugasnya dan menyatakan "Attention: Please be sure to stamp travellers' tax refund documents." Kalau perlu, tambahin lagi "... or else you will be fired." Hehehe. Atau setidaknya kalau kelewat nggak dicap pun, di dalam kan petugasnya bisa lihat di sistem, kalau sudah ada foto-fotonya diinput oleh petugas Custom Inspection tandanya kan udah diproses dan approved, jadi nanti secara internal aja diselesaikan untuk dicap.
Kalau seperti ini kan jadi bertanya-tanya, apa jangan-jangan memang kita sengaja dipersulit untuk mendapatkan tax refund? Atau memang sebatas ketidakpahaman petugasnya dalam pengurusannya? Karena infonya Terminal 3 Guangzhou Baiyun International Airport (CAN) itu baru dioperasikan secara resmi di akhir 2025.
Apapun itu, buat pembelajaran bersama, kalau berencana ke China buat belanja-belanja memanfaatkan tax refund-nya, pastikan untuk mengalokasikan cukup waktu untuk pengurusannya di bandara, dengan mengantisipasi hal-hal seperti cerita di atas, terutama pastikan dokumennya dicap petugas Custom Inspection. Semoga lancar.